Antisipasi Lonjakan Kasus, Pemerintah Kembali Gencarkan Vaksinasi Dosis Ketiga
Jakarta - Presiden Joko Widodo
mendorong agar vaksinasi ketiga atau booster terus digencarkan terutama di
wilayah dengan capaian yang masih di bawah target nasional. Menteri Koordinator Bidang
Perekonomian, Airlangga Hartarto yang turut hadir dalam rapat terbatas bersama
Presiden Jokowi mengatakan bahwa ke depan pemerintah akan memberlakukan
vaksinasi booster sebagai syarat perjalanan dan kegiatan masyarakat.
“Nah, tentunya dosis ketiga ini akan
dipersyaratkan untuk berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat banyak dan
juga untuk berbagai perjalanan. Jadi tadi arahan Bapak Presiden untuk di
airport juga disiapkan untuk vaksinasi dosis ketiga,” ujar Airlangga dalam
keterangannya di Kantor Presiden, Jakarta, pada Senin, 4 Juli 2022.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa dari pengamatan yang dilakukan oleh pihaknya, vaksinasi booster terbukti mampu meningkatkan kadar antibodi pada tubuh. Berdasarkan hasil sero survei yang dilakukan pada bulan Maret kemarin, sebesar 99 persen populasi di Indonesia sudah memiliki antibodi.
“Jadi kalau Desember kita sero survei
antibodinya sekitar 400-an, 500-an, itu sudah dimiliki oleh 88 persen populasi,
di bulan Maret kemarin kita sero survei 99 persen populasi sudah memiliki
antibodi di level 3.000, 4.000-an, jadi jauh lebih tinggi,” ucap Budi.
Menurut Budi, dalam waktu dekat pihaknya
akan kembali melakukan sero survei yang dapat dijadikan dasar pengambilan
kebijakan terkait protokol kesehatan dan vaksinasi. “Diharapkan dalam sebulan
hasilnya sudah bisa keluar sehingga kita bisa mengambil kebijakan yang tepat
mengenai protokol kesehatan dan juga vaksinasi,” tambahnya.
Pemerintah pun terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada menghadapi pandemi Covid-19. Menkes juga berpesan agar masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan terutama menggunakan masker dan segera mendapatkan vaksinasi booster guna menjaga antibodi dalam tubuh.
“Pesannya adalah tetap jalankan protokol
kesehatan terutama terkait masker dan percepat juga boosternya agar antibodinya
kita tetap tinggi,” imbuhnya.
Di akhir keterangannya, Menkes meyakini apabila dalam tiga bulan ke depan pandemi Covid-19 dapat dijaga dengan lebih baik, masyarakat akan lebih percaya diri untuk beraktivitas di luar rumah. Hal tersebut, juga diyakini Budi, akan berpengaruh terhadap kegiatan ekonomi nasional.
“Jadi lebih baik waspada tapi menjaga
momentum kegiatan ekonomi daripada kita terburu-buru dan terlampau cepat
akibatnya akan mengurangi confidence dari masyarakat untuk beraktivitas kembali
dan nanti akan memperlambat juga lagi ekonomi kita,” kata Menkes.
Perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten
Kotawaringin Barat (Kobar) Per hari ini, Selasa (05/07) tidak ada penambahan
kasus terkonfirmasi positif.
Secara akumulasi berdasarkan data sebelumnya sampai dengan saat ini yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kobar sebanyak 6.677 kasus. Sebanyak 6.459 orang dinyatakan sembuh dan sebanyak 218 jiwa dinyatakan meninggal dunia, dengan tingkat kematian atau Case Fatality Rate (CFR) 3,264 persen.
Perkembangan total pelaksanaan vaksinasi
Covid-19 dengan target sasaran SDM Kesehatan, Lansia, Pelayanan Publik,
Masyarakat Umum/rentan dan Remaja/anak-anak serta Gotong Royong di Kotawaringin
Barat, per 05 Juli 2022, untuk dosis pertama mencapai 223.408 suntikan
(109,90%), dosis kedua mencapai 196.812 suntikan (96,82%), dan dosis ketiga
sudah mencapai 64.047 suntikan (31,51%).
Presiden Joko Widodo mendorong agar vaksinasi ketiga atau booster
terus digencarkan terutama di wilayah dengan capaian yang masih di bawah target
nasional. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto yang
turut hadir dalam rapat terbatas bersama Presiden Jokowi mengatakan bahwa ke
depan pemerintah akan memberlakukan vaksinasi booster sebagai syarat perjalanan
dan kegiatan masyarakat.
“Nah, tentunya dosis ketiga ini akan dipersyaratkan untuk berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat banyak dan juga untuk berbagai perjalanan. Jadi tadi arahan Bapak Presiden untuk di airport juga disiapkan untuk vaksinasi dosis ketiga,” ujar Airlangga dalam keterangannya di Kantor Presiden, Jakarta, pada Senin (4/7).
Pada kesempatan yang sama, Menteri
Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa dari pengamatan yang dilakukan
oleh pihaknya, vaksinasi booster terbukti mampu meningkatkan kadar antibodi
pada tubuh. Berdasarkan hasil sero survei yang dilakukan pada bulan Maret
kemarin, sebesar 99 persen populasi di Indonesia sudah memiliki antibodi.
“Jadi kalau Desember kita sero survei
antibodinya sekitar 400-an, 500-an, itu sudah dimiliki oleh 88 persen populasi,
di bulan Maret kemarin kita sero survei 99 persen populasi sudah memiliki
antibodi di level 3.000, 4.000-an, jadi jauh lebih tinggi,” ucap Budi.
Menurut Budi, dalam waktu dekat pihaknya
akan kembali melakukan sero survei yang dapat dijadikan dasar pengambilan
kebijakan terkait protokol kesehatan dan vaksinasi. “Diharapkan dalam sebulan
hasilnya sudah bisa keluar sehingga kita bisa mengambil kebijakan yang tepat
mengenai protokol kesehatan dan juga vaksinasi,” tambahnya.
Pemerintah pun terus mengimbau masyarakat
untuk tetap waspada menghadapi pandemi Covid-19. Menkes juga berpesan agar
masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan terutama menggunakan masker dan
segera mendapatkan vaksinasi booster guna menjaga antibodi dalam tubuh.
“Pesannya adalah tetap jalankan protokol
kesehatan terutama terkait masker dan percepat juga boosternya agar antibodinya
kita tetap tinggi,” imbuhnya.
Di akhir keterangannya, Menkes meyakini
apabila dalam tiga bulan ke depan pandemi Covid-19 dapat dijaga dengan lebih
baik, masyarakat akan lebih percaya diri untuk beraktivitas di luar rumah. Hal
tersebut, juga diyakini Budi, akan berpengaruh terhadap kegiatan ekonomi
nasional.
“Jadi lebih baik waspada tapi menjaga momentum kegiatan ekonomi daripada kita terburu-buru dan terlampau cepat akibatnya akan mengurangi confidence dari masyarakat untuk beraktivitas kembali dan nanti akan memperlambat juga lagi ekonomi kita,” kata Menkes.
.jpg)
Komentar
Posting Komentar